Jumat, 11 Juli 2008

TIPS MENULIS BLOG YG MENARIK

Tips menulis isi blog yang menarik sebagai berikut :

1. Menulis dengan tulus

Menulis dengan tulus tanpa ada perasaan terpaksa, biarkan mengalir, tulis apa yang ingin anda tulis agar tulisann anda bisa masuk dalam jiwa anda.

2. Tulis yang bermanfaat

Berikan informasi yang bermanfaat buat pengunjung anda. Jadi, kita harus menulis sesuatu yang berguna buat orang lain.

3. Cari solusi untuk masalah orang lain

Sebelum mencoba memecahkan masalah orang lain, anda mesti tau siapa saja pembaca anda. Dengan begitu anda bisa menganalisis kesulitan apa saja yang mereka hadapi. Jika seandainya anda adalah blogger baru dan belum punya pembaca, anda bisa membaca blog lain yang punya target pembaca yang sama dengan anda dulu. Anda tinggal pelajari masalah-masalah yang diutarakan oleh pengunjung blog tersebut. Kemudian anda tulis pemecahan masalah mereka itu menurut versi anda sendiri.

4. Jangan cuma menulis tentang diri sendiri

Jangan terlalu banyak menulis tentang diri anda, karna pengunjung akan mengira anda membuat blog untuk memamerkan diri anda. Anda sebaiknya menulis informasi yang berguna untuk pembaca diseluruh dunia. Berbagi apa yang anda alami tapi juga bagikan apa yang dipelajari banyak orang.

5. Sentuhlah pembaca anda

Lakukan interaksi dengan para pembaca anda. Buat sejenis konteks yang menarik minat pembaca anda.

6. Buat headline yang memikat

Headline atau judul tulisan merupakan factor penentu banyak tidaknya pengunjung di blog anda. Anda bisa belajar dari blog lain, Perhatikan judul-judul yang ada dib log-blog terkenal. Pelajari apa yang membuat judul itu bisa memikat anda. Lalu silakan meniru model judul yang membuat anda terpikat ini.

7. Fokus pada hal yang penting saja

Tentukan hal yang paling esensial untuk blog anda dan fokus pada hal yang penting ini saja. Dua hal yang lebih penting dari apapun adalah menulis content dan berinteraksi dengan pembaca.



Ketujuh kiat di atas dapat anda terapkan. Tapi, kalau anda merasa content anda masih belum cukup menarik, singkirkan perasaan itu. Karna yang menilai blog anda adalah pengunjung anda bukan anda.

good luck

gland
Unrated

http://www.gland88.blogspot.com

Sabtu, 05 Juli 2008

Menunda Kesenangan Demi Investasi

http://www.keuanganpribadi.com/?id=andre


Hari ini saya hendak membahas mengenai salah satu penelitian menarik
yang dilakukan di luar negeri. Dalam penelitian ini, dikumpulkanlah
sejumlah anak kecil ke dalam satu ruangan. Setiap anak ditawarkan
sebuah permen cokelat dan diberikan dua buah pilihan. Sang anak
boleh langsung memakan permen cokelat tersebut atau menunggu selama
30 menit. Bagi yang bersedia menunggu hingga 30 menit akan diberikan
dua buah permen cokelat.

Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian anak bersedia menunggu
untuk mendapatkan dua buah permen cokelat.

Kemudian penelitian dilanjutkan pada 30 tahun selanjutnya untuk
melihat situasi anak-anak yang langsung memakan permen cokelat
tersebut atau menunggu 30 menit. Ternyata, yang menarik disini
adalah anak-anak yang bersedia menunggu memiliki kualitas kehidupan
yang lebih baik. Mereka lulus dengan nilai yang lebih tinggi,
menjadi karyawan yang lebih baik, ataupun menjadi pengusaha yang
lebih sukses.

Yang perlu diperhatikan dari penelitian ini adalah kemampuan
dari anak-anak untuk menunda kesenangan mereka. Kita semua tahu
anak-anak pasti suka permen cokelat. Disini mereka harus menahan
keinginan mereka untuk memakan permen tersebut selama 30 menit
untuk mendapatkan satu buah permen tambahan.

Bagaimana dengan Anda,

Katakanlah anda mendapatkan rejeki, seperti bonus
akhir tahun, sebesar 10 juta rupiah. Apa yang akan Anda lakukan?

Apakah anda langsung berbelanja dan menghabiskan
seluruh 10 juta rupiah itu?

Atau anda dapat menahan kesenangan, dan
menginvestasikan 10 juta rupiah tersebut? Katakanlah dana tersebut
ditaruh ke reksa dana saham dengan rata-rata return 18% per tahun.
Uang tersebut akan menjadi 20 juta rupiah dalam waktu 4 tahun.

Disini kemampuan menunda kesenangan akan berpengaruh besar.Apabila
anda tidak dapat menahan keinginan untuk
berbelanja, maka dalam bulan itu juga seluruh uang tersebut akan
habis. Bahkan orang cenderung berbelanja lebih banyak daripada yang
dia dapatkan.

Perlu diingat bahwa dalam pengelolaan keuangan pribadi yang
benar, kita harus menyimpan minimal 10% dari seluruh uang
yang kita dapatkan untuk ditabung atau diinvestasikan. Dalam
kasus diatas, kita harus dapat menyisihkan minimal satu juta
rupiah untuk ditabung.

Jadi, sebelum kita berbelanja, pisahkanlah antara apa saja
yang termasuk kebutuhan, dan apa saja yang termasuk keinginan.
Kita boleh membeli barang-barang yang memang kita butuhkan. Namun
sebisa mungkin tundalah pembelian barang-barang yang hanya untuk
kesenangan. Dengan demikian maka kita bisa mendapatkan lebih banyak
uang yang bisa kita investasikan.

Sekian dulu artikel saya untuk hari ini. Sampai jumpa pada
kesempatan berikutnya.

http://www.keuanganpribadi.com/?id=andre



Regards,

David Ciang

http://www.keuanganpribadi.com/?id=andre

Minggu, 22 Juni 2008


kesalahan yang menghalangi jalan menuju kaya

selamat siang,

siang ini saya ingin berbagi sedikit mengenai kesalahan-
kesalahan finansial yang sering dilakukan sehingga
menghalangi jalan menuju kaya.

Pensiun sejahtera tentunya menjadi keinginan setiap orang.
Sayangnya, dalam kenyataannya hanya sebagian kecil orang
yang berhasil mencapai kondisi ini. Sisanya? Kebanyakan
orang terpaksa terus bekerja hingga tua, atau hidup
bergantung pada keluarga.

Mengapa hal ini bisa terjadi? Jawabannya adalah karena
sepanjang hidupnya, kebanyakan orang cenderung melakukan
kesalahan-kesalahan finansial. Banyak yang menganggap
kesalahan ini tidak penting, sehingga menutup matanya
dan membiarkan dirinya tetap salah secara terus-menerus.
Akibatnya akan fatal bagi keuangan di masa tuanya.

Apa saja kesalahan finansial yang sering dilakukan orang?

1. Tidak menentukan tujuan
Bila Anda tidak tahu mau kemana, bagaimana Anda bisa sampai?
Untuk membangun kekayaan, pertama Anda harus memiliki tujuan.
Terlebih dahulu Anda harus menetapkan jumlah uang yang Anda
inginkan, setelah itu baru Anda bisa membuat rencana keuangan.

2. Tidak mengatur pengeluaran kecil
Anda mungkin tahu berapa pengeluaran umum Anda, tetapi apakah
Anda menyadari berapa total uang yang Anda keluarkan untuk
hal-hal kecil? Berhati-hatilah pada pengeluaran kecil,
terlebih lagi untuk yang sering terjadi, karena setelah
dijumlahkan akan bernilai besar.

3. Menyerahkan seluruh pengaturan keuangan pada orang lain
Anda perlu ikut serta dalam membuat rencana keuangan. Dengan
adanya partisipasi ini, maka Anda akan lebih memahami kondisi
finansial Anda sekarang. Dan Anda mengurangi ketergantungan
terhadap orang yang mengatur keuangan Anda.

4. Mengambil cicilan rumah 30 tahun
Tiga puluh tahun adalah jangka waktu yang terlalu panjang
untuk sebuah kredit. Anda akan berakhir dengan membayar
harga 2 hingga 3 kali harga yang seharusnya bila Anda
bersikeras mencicil tagihan hingga 30 tahun. Ambillah
jangka waktu yang lebih pendek, misalnya 15 tahun. Hal
ini akan menghemat banyak uang Anda.

5. Terlalu banyak hutang
Ingatlah bahwa setiap hutang akan membawa bunga yang harus
Anda bayar. Bunga hutang ini jumlahnya tidak sedikit dan
secara terus-menerus akan mengikis keuangan Anda. Apabila
Anda ingin sehat secara finansial, Anda harus membayar semua
hutang Anda secepat mungkin.

6. Tidak cukup persiapan pensiun atau terlambat memulai
Masa pensiun perlu direncanakan sedini mungkin. Semakin
cepat Anda memulai, maka semakin sedikit uang yang perlu
Anda tabung setiap bulannya.

7. Menggunakan tabungan hari tua Anda sebelum waktunya
Ingat, apapun yang terjadi, jangan pernah menggunakan uang
pensiun Anda. Kalau tidak, akibatnya akan fatal. Bisa-bisa
Anda pensiun tanpa dana sama sekali.

selalulah waspada pada kesalahan-kesalahan
finansial. Jangan sampai kesalahan-kesalahan seperti ini
menghalangi jalan anda menuju kekayaan.

Regards,

David Ciang

http://www.keuanganpribadi.com/?id=andre

Minggu, 08 Juni 2008

buku Pak TUNG yang dahsyaaat

"Selamat!!! Anda Telah Take Action"

Baca Bab Pertama Buku 'Marketing Revolution'

Dear Friend,

Anda bisa download bab Pertama buku 'Marketing Revolution' di sini

Anda membutuhkan Acrobat Reader untuk membuka buku ini.
Anda bisa download software ini di http://www.adobe.com/products/acrobat/readstep2.html

Marketing Revolution
Ingin Lebih Kaya? Belajar Marketing!

Hard Cover @ Rp 195,000
(Terbit Tgl 1 Juli 2008)

Apabila anda sudah tidak sabar untuk membaca buku 'Marketing Revolution',

Untuk pemesanan buku anda bisa lihat di:

http://www.dahsyat.com/buku-marketing-revolution/index4.html

Bonus yang akan anda terima:

Bonus Spesial

2 Tiket VIP Seminar
'Financial Revolution'
JITEC Mangga Dua Square, 7-9 Juli 2008
(Senilai Rp 9,997,000.-)

5 CD Audio 'Marketing Revolution' Series:
(Senilai Rp 320,000.-)

- Bagaimana Menjual Produk & jasa Anda Dalam 3 Detik / Kurang
- Cara Jitu Meningkatkan Penjualan Produk & Jasa Hingga 31,000% tanpa Biaya Tambahan
- Teknik Monitoring yang Dahsyat untuk Meningkatkan Produktivitas
- Rahasia 12 Pilar Marketing Revolution
- Fokus Marketing Revolution yang Meningkatkan Penjualan Anda 2,000% kurang dari 6 Bulan

Total Bonus diatas lebih dari Rp 10,000,000...

pesan buku sekarang:

http://www.dahsyat.com/buku-marketing-revolution/index4.htm

Untuk tiket seminar akan kami kirim terlebih dahulu paling lambat 5 hari kerja setelah bukti pembayaran kami terima.

Untuk pengiriman buku akan dikirimkan setelah buku diluncurkan di tanggal 1 Juli 2008

Salam Dahsyat!

Tung Desem Waringin

-Dahsyat.com-Tung Desem Waringin-Contact Us-
Copyright 2008 Dahsyat.com

TUNG DESEM WARINGIN SEBAR DUIT





Tung Desem Sebar Rp 100 Juta di Luar Jakarta
KOMPAS/ FERGANATA INDRA RIATMOKO
Tung Desem Waringin

Sabtu, 31 Mei 2008 | 09:31 WIB

JAKARTA, SABTU - Setelah tak mendapatkan izin di Jakarta, niat pelatih sukses Tung Desem Waringin untuk menyebarkan uang Rp 100 juta jalan terus. Hanya saja, penyebaran uang ini diputuskan dilakukan di luar Jakarta, Minggu (1/6) besok.

Asisten Managing Director Tung Desem Waringin, Dicky M Sidik, enggan menyebutkan di kota mana sebar uang itu akan dilakukan. "Demi keamanan, kami memang sengaja merahasiakan di kota mana akan dilakukan. Yang jelas, beberapa jam dari Jakarta. Teknisnya disebar melalui udara," kata Dicky saat dihubungi Kompas.com, Sabtu.

Dicky menambahkan, total uang Rp 100 juta itu tak hanya berwujud uang. Lebih kurang sekitar 100 tiket seminar 3 hari @ Rp 3,9 juta juga akan dibagikan. "Jadi, selain pecahan uang Rp 1.000, Rp 5.000, dan Rp 10.000, juga ada lebih dari 100 tiket seminar 3 hari. Harga per tiketnya sekitar Rp 3,9 juta. Total uang dan tiket itu 100 juta," jelasnya.

Bagi-bagi uang ini, menurut Dicky, merupakan gambaran dunia marketing saat ini yang menganut dua aliran. Pertama, aliran mengingatkan dan kedua, aliran menawarkan. Apa beda kedua aliran itu? "Kami sebenarnya menyindir. Aliran mengingatkan itu mengeluarkan budget besar untuk melakukan promosi iklan yang tidak bisa diukur. Hanya buang-buang uang saja, dari pada dibuang seperti itu mending dibagikan saja. Kalau aliran menawarkan, melakukan promosi dengan memasang iklan juga dan akhirnya yang melihat akan merespons tapi tidak ada penjelasan mengapa konsumen harus membeli produk yang ditawarkan," ujar Dicky.

sumber:http://www.kompas.com/read/xml/2008/05/31/09314251/tung.desem.sebar.rp.100.juta.di.luar.jakarta

JAKARTA


(Reuters) - An Indonesian author tossed 100 million rupiah ($10,740) from a plane on Sunday to promote his new book, prompting a scramble for cash among poor residents below.

Tung Desem Waringin showered the cash from the plane over Serang, 75 km (45 miles) west of the capital Jakarta. Around 500 people scooped up the money, organizers said.

Millions of Indonesians live on less than 2 dollars a day.

Waringin promoted his first book, a bestseller, in 2005 by riding a horse along Jakarta's main streets dressed as one of the country's most celebrated war heroes. His second book is on marketing.

He carried out his latest stunt after being denied permission to shower cash over Jakarta.

(Reporting by Telly Nathalia, editing by Sara Webb and Charles Dick)


sumber: http://www.reuters.com/article/newsOne/idUSJAK513920080601