Jumat, 18 Maret 2011

BE x DO = HAVE versus 3KOMA

BE x DO = HAVE versus 3KOMA

baru bahas hal menarik sama temen2 mp di conference, bahas ipk yang katanya angka adalah mutlak.. jadi mikir kenapa banyak orang sukses itu gagal sekolah? jadi angka bukanlah mutlak kan? masa iya yang punya ipk 3komakeatas paling sukses hidupnya dibanding yang punya ipk 3komakebawah?

asal tahu aja, teman2 saya yang ipk 3komakeatas adalah kebanyakan orang yang dingin, tak berhati, tak manusiawi, kata2nya selalu ke langit.. bangga gitu pamer segala.. padahal saya punya ipk 3komakeatas, tapi saya sadar dan berkaca.. hidup bukan sekedar angka kan?.. haduh banget..

lalu saya ingat buku mister brad sugars, pendiri action coach, dia punya formula buat sukses, gini katanya: BE x DO = HAVE.. yang artinya, "kemampuan dan keahlian" dikalikan "tindakan" akan menjadi "yang diinginkan atau hasil"..

jadi kalu pengen kerja santai tapi hasilnya luarbiasa, harus ditingkatkan kemampuannya dong.. matematikanya gini, 4x3=12.. BE=4, DO=3, HAVE=12.. kalu pengen HAVE menjadi 24, dengan DO tetep 3, maka BE haruslah 8..

aplikasinya paling gampang di dunia sepak bola, semua pemain bekerja (DO) dengan waktu yang sama, yaitu 2x45 menit.. tapi bayaran (HAVE) yang diterima berbeda.. contohnya ronaldo dan rooneywayne yang sama2 di klub manchester united.. dan sama2 pemain sepakbola profesional.. tapi gajinya mereka beda jauh.. kenapa? karena ronaldo punya keahlian, kemampuan, popularitas, kualitas (BE) yang lebih dibanding rooney.. tul ga?

jadi aneh aja kalu orang mikir, nilai ipk adalah tolok ukur bahwa dia pinter.. ok deh dia pinter, tapi belom tentu dia cerdas kan?
sumber :
http://tintin1868.multiply.com/journal/item/84/BE_x_DO_HAVE_versus_3KOMA

Minggu, 16 Mei 2010

Instrumen Investasi Terbaik Di Dunia



Instrumen Investasi Terbaik Di Dunia

Mayoritas orang sering bertanya, “Instrumen investasi apa yang paling baik di dunia baik dari segi return maupun risk ?” Tapi kenyataannya, belum ada satu pun artikel, tulisan, buku atau apapun yang berani membahas tentang hal ini! Hal in dikarenakan investasi di instrument sekaliber apapun tetap memiliki resiko menurun nilai investasinya.

Untuk itu, di forum ini, kita akan menelusuri instrumen investasi apakah yang terbaik di dunia

- Investasi artinya menyimpan uang dalam jangka waktu tertentu dengan harapan mendapatkan keuntungan di masa mendatang. Dengan berinvestasi, Anda berkomitmen untuk menunda konsumsi sementara waktu dan akan melakukan konsumsi dalam jumlah yang lebih besar di masa yang akan datang dari hasil keuntungan investasi Anda. Tujuan utamanya adalah untuk mendapatkan keuntungan/capital gain yang lebih tinggi dari suku bunga bank yang berlaku sehingga uang Anda tidak mengalami penurunan daya beli atau depresiasi.

- Investasi sendiri dapat dikelompokkan menjadi dua bagian yakni investasi pada aset riil dan aset finansial/paper asset. Aset riil adalah instrumen investasi seperti rumah, gedung, hotel, gudang, apartemen, hingga investasi pada sebuah proyek (mis : jalan tol, jembatan, plant pabrik), dan juga investasi pada logam mulia (mis :emas, perak). Aset finansial/paper asset adalah aset yang tidak berwujud dan diperdagangkan dalam sebuah pasar yang Anda kenal dengan pasar modal (capital market). Instrumen ini mencakup saham, obligasi, reksadana, options, dan sebagainya.

Masing-masing instrumen tersebut memiliki profil resiko dan tingkat return yang berbeda-beda pula. Instrumen investasi dengan profil resiko rendah, akan memberikan imbal hasil yang rendah pula. Sebaliknya, instrumen investasi dengan profil resiko tinggi, akan memberikan imbal hasil yang tinggi pula. Sederhananya, “Low Risk = Low Return” dan “High Risk = High Return”

Lalu, Anda harus memilih yang mana? Tentunya, kita menginginkan instrumen investasi yang terbaik ditinjau dari segi risk dan return yang diberikan, bukan ?

Anda boleh merasa terkejut karena instrumen investasi terbaik di dunia adalah DIRI ANDA SENDIRI. Rate of Return on Investment (ROI) dengan berinvestasi untuk pengetahuan dan skills Anda akan sangat jauh lebih tinggi dibandingkan dengan return dari instrumen apapun yang Anda ketahui baik itu saham, properti, atau investasi lainnya.

Apa maksudnya ?

Artinya, Anda boleh saja melakukan investasi pada instrumen investasi apapun baik itu saham, obligasi, reksadana, atau APAPUN asalkan Anda berinvestasi pada diri sendiri dengan mempelajari segala sesuatunya sebelum terjun langsung ke dalam instrumen tersebut. Banyak orang menderita kerugian dalam berinvestasi di pasar modal maupun instrumen yang lainnya. Hal ini terjadi karena biasanya mereka belum mengetahui tempat terbaik untuk berinvestasi, yakni DIRI SENDIRI!

Hal yang sama berlaku juga bagi bisnis Anda, karier Anda, dan segala aspek dalam kehidupan Anda, tidak hanya dalam aspek finansial. Brian Tracy, milyuner dan pembicara terkenal di Amerika, sering menyarankan kita untuk menginvestasikan 3% dari income untuk pengembangan kepribadian. Pengembangan kepribadian bisa dilakukan dengan membeli, membaca, dan mempraktekkan buku, Audio CD, Home Study Course, Seminar, Mastermind, Mentoring, maupun berbagai alternatif pengembangan diri yang lainnya.

Jadi, setelah mengetahui instrumen investasi terbaik di dunia, maukah Anda berinvestasi pada instrumen tersebut ?


Kunci Mewujudkan Kesejahteraan dan Kebahagiaan


Kunci Mewujudkan Kesejahteraan dan Kebahagiaan

MARSUDI KHANG

Sekarang ini tidak jarang kita temui keluarga-keluarga yang mengalami kehancuran dalam membina rumah tangganya dan di antaranya disebabkan oleh tekanan kesulitan keuangan. Lalu bagaimana caranya agar kita mampu menangani kesulitan keuangan, sehingga kita mampu mewujudkan kesejahteraan dan kebahagiaan dalam diri dan keluarga?

Menurut Anthony Robbins, salah satu kunci lain untuk mewujudkan kesejahteraan dan kebahagiaan adalah anda harus belajar menangani tekanan kesulitan keuangan - yang telah menghancurkan banyak orang, sampai-sampai menyebabkan ketamakan, iri hati, kebohongan atau kecurigaan. Menangani tekanan kesulitan keuangan berarti mengetahui cara memperoleh dan cara memberi, mengetahui cara mendapatkannya dan cara menyimpannya.

George S.Clason dalam The Richest Man In Babylon menyarankan untuk menyisakan 10 persen dari yang anda peroleh dan memberikannya kepada orang lain. Hal ini akan membuat batin anda sejahtera, bahagia dan bergairah sepenuhnya. Alasannya adalah Anda harus mengembalikan apa yang Anda ambil - disamping untuk menciptakan suatu arti bagi Anda dan orang sekitar anda. Yan paling penting, ini mengatakan , pada dunia dan subconscious anda sendiri bahwa Anda lebih dari cukup. Apabila lebih dan cukup, berarti Anda dapat memiliki apa yang Anda dan orang lain inginkan.

Kita harus memulai untuk memberikan 10 persen tersebut sejak kita baru memulai, karena apa yang diberikan akan menjadi seperti benih jagung. Kita harus menanamnya, bukan memakannya, dan cara terbaik menanamnya adalah memberikannya sehingga dapat berarti bagi orang lain yang benar-benar membutuhkan. Dan ketika anda menjadi jenis orang yang mencoba menemukan dan memenuhi kebutuhan orang lain, ini akan menyebabkan Anda merasa berbeda tentang siapa Anda. Dari perasaan dan keadaan seperti itu, Anda akan menjalani kehidupan dengan sikap penuh syukur dan bahagia.

Rabu, 31 Maret 2010

Kunci Mewujudkan Kesejahteraan dan Kebahagiaan



marsudi khang

Sekarang ini tidak jarang kita temui keluarga-keluarga yang mengalami kehancuran dalam membina rumah tangganya dan di antaranya disebabkan oleh tekanan kesulitan keuangan. Lalu bagaimana caranya agar kita mampu menangani kesulitan keuangan, sehingga kita mampu mewujudkan kesejahteraan dan kebahagiaan dalam diri dan keluarga?

Menurut Anthony Robbins, salah satu kunci lain untuk mewujudkan kesejahteraan dan kebahagiaan adalah anda harus belajar menangani tekanan kesulitan keuangan - yang telah menghancurkan banyak orang, sampai-sampai menyebabkan ketamakan, iri hati, kebohongan atau kecurigaan. Menangani tekanan kesulitan keuangan berarti mengetahui cara memperoleh dan cara memberi, mengetahui cara mendapatkannya dan cara menyimpannya.

George S.Clason dalam The Richest Man In Babylon menyarankan untuk menyisakan 10 persen dari yang anda peroleh dan memberikannya kepada orang lain. Hal ini akan membuat batin anda sejahtera, bahagia dan bergairah sepenuhnya. Alasannya adalah Anda harus mengembalikan apa yang Anda ambil - disamping untuk menciptakan suatu arti bagi Anda dan orang sekitar anda. Yan paling penting, ini mengatakan , pada dunia dan subconscious anda sendiri bahwa Anda lebih dari cukup. Apabila lebih dan cukup, berarti Anda dapat memiliki apa yang Anda dan orang lain inginkan.

Kita harus memulai untuk memberikan 10 persen tersebut sejak kita baru memulai, karena apa yang diberikan akan menjadi seperti benih jagung. Kita harus menanamnya, bukan memakannya, dan cara terbaik menanamnya adalah memberikannya sehingga dapat berarti bagi orang lain yang benar-benar membutuhkan. Dan ketika anda menjadi jenis orang yang mencoba menemukan dan memenuhi kebutuhan orang lain, ini akan menyebabkan Anda merasa berbeda tentang siapa Anda. Dari perasaan dan keadaan seperti itu, Anda akan menjalani kehidupan dengan sikap penuh syukur dan bahagia.

Senin, 07 Desember 2009

LAPORAN KEUANGAN ALA KIYOSAKI




Becoming Wealth, menurut pandangan semua ahli keuangan sangat menekankan pentingnya Laporan keuangan yang positif - yang nantinya akan mencerminkan total asset dan income yang anda miliki beserta semua kewajiban hidup anda yang di asumsikan mampu untuk menunjang kehidupan pensiun anda (dengan atau tanpa perlu bekerja lagi).

Berdasarkan semua buku yang di release Robert T.Kiyosaki, salah seorang pakar Predictor-financial , perlu adanya laporan keuangan yang memisahkan secara jelas antara asset , income, expense dan liability. Yang mana esensi laporan keuangan ini totally berbeda dengan laporan keuangan akuntansi umumnya. Bahkan bertolak belakang maknanya dengan arti menurut ilmu akuntansi.

Kiyosaki membagi laporan keuangan menjadi 2 kategori besar yaitu :

1. Cashflow

Menurut ilmu Kiyosaki Cashflow di bagi menjadi :

- Income (Penghasilan) meliputi Salary/Royalties/Interests dan semua penghasilan yang di dapat dengan menukarkan waktu anda - langsung maupun tidak langsung.

- Expenses (Biaya) meliputi semua biaya hidup anda dan keluarga anda, beserta semua cicilan asset anda (bergerak ataupun tidak bergerak).

2. Harta

Menurut ilmu Kiyosaki Harta di bagi menjadi :

- Asset yaitu semua hal/tools yang menyebabkan pemasukan (income) cashflow anda. Aset ini bisa mencakup diri anda, orang terdekat yang ikut memikul beban keluarga, rumah/mobil yang tersewakan, royalties dari barang ciptaan, deviden saham, bunga bank, pembagi hasil fee atas Coaching anda.

- Liability yaitu semua kewajiban yang masih menjadi beban anda untuk senantiasa menyebabkan pengeluaran cashflow anda. Harta kewajiban ini mencakup cicilan rumah, cicilan mobil, pembayaran iuran Unitlink, dana pensiun tahunan, kewajiban biaya hidup keluarga.

Menurut Kiyosaki, untuk mencapai keadaan Financial freedom maka anda disarankan untuk mensiasati laporan keuangan ini agar selalu mencapai Positif Cashflow yaitu Income lebih besar dari Expenses. Jika suatu saat anda mencapai posisi negatif cashflow maka di sarankan untuk melunasi dan meminimize hutang berikut biaya yang tidak perlu, serta memperbesar Income.

Jadi selalu prioritaskan investasi pada Asset agar income anda meningkat….


ditulis oleh MARSUDHI KANG

Minggu, 01 November 2009

Karakter Finansial-Planner yang baik

sumber gambar http://thumbs.dreamstime.com/thumb_271/1211318140QwsSig.jpg

Karakter Finansial-Planner yang baik

1. Pembelajar yang baik.

Seperti pada umumnya harus dimiliki oleh tiap orang yang mau berhasil, seorang Finansial Planner harus memiliki kemauan untuk belajar yang tinggi. Kita harus mau belajar dari setiap situasi, terlepas dari situasi itu menguntungkan atau tidak. Kita mesti rela untuk belajar dari siapapun, bila orang itu dapat mengajarkan kita sesuatu yang baik. Bila karyawan kita memiliki nilai lebih dalam hal Perencanaan Finansialnya, kita perlu belajar dan meminta sarannya dalam membantu perencanaan finansial kita. Bagi orang yang mau berhasil, tidak ada kata ”TERLALU PANDAI” untuk belajar.

2. Konsisten.

Kita perlu konsisten dalam setiap hal yang sudah kita rencanakan. Kita perlu menemukan cara yang dapat memaksa kita melakukan rencana kita (bila itu memang benar-benar perlu dilakukan) walau secara pribadi kita tidak menyukainya. Mungkin banyak orang yang akan menentang keputusan kita, tapi kita harus berani untuk mempertahankan keputusan kita. Misalnya kita berencana untuk berhenti bekerja ikut orang dan mau buka usaha sendiri. Bisa saja istri/suami atau orang-tua kita tidak setuju. Namun kita harus mengambil keputusan berdasarkan pertimbangan yang matang, dan bukan karena pendapat orang lain.

3. Flexibel.

Ketika menjalankan rencana kita, mungkin banyak hal yang terjadi diluar perencanaan kita. Dalam hal ini kita perlu melakukan penyesuaian. Misalnya harga barang naik dan biaya hidup menjadi semakin tinggi, lebih tinggi dari yang kita antisipasikan. Maka kita harus kembali menyesuaikan rencana pengeluaran kita supaya lebih realistis. Bila perusahaan tempat kita bekerja mengalami kemunduran, kita harus merubah perencanaan kita. Minimal mengantisipasi masa depan kita di perusahaan tersebut, bila mengalami perampingan. Kita harus bersedia merubah Target Finansial kita, bila target kita (di kemudian hari) dirasa terlalu tinggi atau terlalu rendah.

4. Rela membayar harga.

There’s no short-cut tu Success. Setiap keberhasilan, sekecil apapun, pasti ada harga yang harus dibayar. Seharusnya, semakin besar harga yang kita bayar (semakin besar pengorbanan kita) semakin berarti pencapaian tujuan yang kita peroleh. Bahkan, proses membayar harga (mengorbankan sesuatu untuk mencapai tujuan) akan semakin mendewasakan kita. Dimana kita belajar untuk lebih menghargai tujuan kita dengan setiap pengorbanan yang kita lakukan. Kita semakin menghargai hidup ini, dan semua yang kita miliki.

Cara untuk membentuk Karakter Finansial yang baik

Yang pertama harus kita lakukan adalah mengidentifikasikan apa saja karakter seorang Finansial-Planner yang baik. Ini sudah kita lakukan dengan membaca bagian diatas (kecuali ada yang ingin menambahkan karakter yang lain).

Yang kedua adalah memikirkan sendiri pengaruh karakter-karakter tersebut dalam hidup kita dan secara spesifik pada Perencanan Finansial kita. Apa perbedaan yang akan terjadi bila kita memiliki karakter-karakter tersebut? Dapatkah kita mencapai tujuan finansial kita lebih cepat? Dengan memikirkan penaruh karakter-karakter tersebut bagi kita, kita semakin menyadari pentingnya memiliki karakter-karakter tersebut.

Yang ketiga, kita memikirkan aplikasi praktis dalam menanamkan karakter-karakter tersebut dalam pola hidup kita. Misalnya membiasakan diri untuk mendengar pendapat orang lain, banyak membaca buku mengenai perencanaan keuangan dan lain-lain, untuk mengembangkan karakter ”Pembelajar yang baik”.

Terakhir, kita perlu orang lain (antara 2-3 orang) untuk mengingatkan sekaligus mengevaluasi karakter kita. Hal ini berfungsi supaya penilaian terhadap kita lebih objektif.

sumber :http://bei5000.com/fp/